"Dalam setiap hal kita belajar, dalam tiap peristiwa ada makna..". Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

assalamualaikum..... selamat datang di "fyan's note". semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk semua..... ^^

Hakikat masalah


Setiap manusia yang hidup di dunia pastilah memiliki masalahnya masing–masing, entah itu besar ataupun kecil, tak terkecuali siapapun. Dan semua  orang pada umumnya sangat membenci sekali dengan datangnya suatu masalah. Padahal jika kita amati dan telaah lebih dalam lagi, setiap masalah, datang ketika kita berada dalam suatu proses untuk mencapai suatu tujuan atau cita–cita. Semua itu adalah berbagai bentuk masalah yang kemungkinan akan kita hadapi. Namun di balik itu semua, jika kita dapat melewati dan menyelesaikannya dengan baik akan ada sebuah kejutan atau hadiah indah yang menanti kita di akhir.

Masalah merupakan bagian penting dari sebuah roda kehidupan. Dan pada dasarnya manusia adalah makhluk yang hanya dapat tumbuh dan berkembang dengan adanya suatu masalah. Jika tak ada masalah maka sulit rasanya bagi manusia untuk menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya. Coba kita bayangkan bagaimana rasanya jika setiap kali kita menginginkan sesuatu, keinginan tersebut langsung dapat terpenuhi tanpa adanya suatu proses perjuangan yang melibatkan masalah di dalamnya. Mungkin sekali dua kali akan terbayang betapa indahnya hidup ini, tapi jika hal itu terjadi secara terus menerus dalam kehidupan ini, maka tak akan ada peningkatan dari kualitas diri yang kita miliki atau bahkan malah menurun. Dan parahnya lagi kita akan kehilangan arti dari sebuah kehidupan, merasakan betapa hambar serta tak menariknya dunia ini. Bahkan mungkin sebagian besar dari kita akan memilih untuk mengakhiri  hidup karena tak ada lagi yang mesti kita capai dan perjuangkan sebab semuanya bisa secara langsung kita dapatkan.


Jadi sebenarnya masalah ada di dunia ini adalah memiliki tujuan tersendiri untuk kehidupan manusia, yaitu untuk menjaga kehidupan agar tetap aktif dan berpikir kreatif agar dapat melangkah maju menuju ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Hanya tergantung bagaimana manusia tersebut menyikapi setiap masalah yang datang. Setiap kejadian ataupun peristiwa jika disikapi dengan cara yang berbeda maka akan menghasilkan respon atau tindakan yang berbeda dan dengan adanya respon atau tindakan yang berbeda maka akan menghasilkan hasil yang berbeda pula.

A.    Pengertian Masalah, Pribadi, dan Masalah Pribadi
1.      Masalah
a.       Menurut kitas istilah psikologi, masalah adalah pertentangan antara keinginan/dorongan yang saling berlainan, biasanya menimbulkan ketegangan emosional.
b.       Menurut kitas istilah konseling (Drs.Sudarsono.S), masalah adalah kondisi/situasi yang tidak menentu, sifatnya meragukan dan sukar dimengerti yang memerlukan suatu pemecahan.
c.        Menurut kitas besar bahasa Indonesia edisi ke II, masalah adalah sesuatu yang harus di selesaikan /dipecahkan.
Jadi masalah adalah: suatu kendala atau persoalan yang harus dipecahkan dengan kata lain masalah merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik, agar tercapai tujuan dengan hasil yang maksimal.

2.      Pribadi
Dalam penggunaan umum, kata pribadi mencakup suatu orang atau benda tertentu dari sebuah kumpulan. Sampai dengan abad ke-15, bahkan dewasa ini, dalam bidang statistik dan metafisika, pribadi berarti "tidak dapat dibagi", dan biasanya menggambarkan benda bilangan/numerikal apapun yang tunggal, namun kadang berarti "seseorang". Sejak awal abad ke-tujuh belas, istilah ‘pribadi’ menunjukkan keterpisahan, yakni individualisme. Kepribadian merupakan keadaan atau sifat individu; yaitu seseorang yang terpisah atau berbeda daripada orang lain dan memiliki kebutuhan, tujuan dan hasratnya sendiri.

3.      Masalah Pribadi
Adalah kesenjangan atau hambatan yang dialami oleh individu dalam mencapai suatu tujuan antara yang diinginkan dengan kenyataan yang ada.
Yang tergolong dalam masalah-masalah pribadi adalah masalah yang timbul dari dalam diri individu, mencakup rasa minder yang berlebihan, kurang PD, rendah diri, pemalu, tertutup (introvert), tekanan jiwa, masalah kesehatan, merasa bodoh, phobia, dan trauma.

B.     Faktor-faktor yang Menimbulkan Masalah Pribadi
Dalam bagian ini akan diuraikan tentang beberapa faktor penyebab terjadinya masalah baik yang berasal dari dalam (intern) dan dari luar (ekstern) individu maupun yang berasal dari peristiwa masa lalu.
  1. Faktor intern individu yang dapat menjadi sebab terjadinya masalah ada yang berasal dari kondisi fisik dan ada pula yang berasal dari kondisi psikisnya.
Ditinjau dari kondisi fisik, terjadinya masalah antara lain dapat disebabkan oleh:
a.       Adanya kelainan / cacat yang dapat menghambat perkembangan dan berbagai usahanya baik dalam belajar,bekerja,bergaul,dsb.
b.      Dideritanya penyakit kronis yang mudah kambuh,seperti:tekanan darah tinggi/rendah, asma, penyakit lambung/maag, dsb.Adanya penyakit demikian dapat merupakan hambatan bagi perkembangan dan berbagai usahanya,karena setiap melakukan tugas berat/berfikir berat,akan mudah kambuh penyakitnya.
c.       Mengalami sakit keras/kecelakaan yang mengakibatkan dialaminya kelemahan baik pada kondisi fisik maupun kondisi psikisnya.
d.      Ditinjau dari kondisi psikisnya, terjadinya masalah antara lain dapat disebabkan oleh:
1)      Rendahnya tingkat kecerdasan yang dapat mempersulit usahanya untuk belajar,bekarja,bergaul dsb.
2)      Bakat dan minat yang tidak sesuai dengan tugas yang dilakukan.
3)      Tipe suasana hati yang pesimis, yang menyebabkan oarangnya mudah pesimis setiap menghadapi kesulitan.
4)      Sering mengalami kegagalan dalam mengikuti ulangan/ujian sehingga menimbulkan rasa enggan untuk belajar.

  1. Faktor ekstern yang dapat menjadi sebab timbulnya masalah antara lain :
a.       Terputusnya hubungan dengan orang yang sangat dikasihi, seperti mereka yang sedang dirundung kesedihan karena ditinggalkan ayah/ibunya,dan yang sedang mengalami patah hati karena diingkari pacar yang sangat dicintai.
b.      Kekurangan sarana untuk belajar, bekerja/bergaul sehingga sulit melaksanakannya.
c.       Perlakuaan orangtua yang membatasi pergaulan anak-anaknya sehingga mereka mengalami kesulitan untuk bergaul karena tidak terlatih.dalam pergaulan nampak canggung,kurang berani ikut bicara dan bergurau serta kurang terampil menggunakan bahasa pergaulan yang tepat.Disamping itu ada juga yang mengalami trauma berupa perlakuan buruk dalam pergaulan sehingga menimbulakan rasa takut untuk bergaul.perlakuan buruk yang dialami antara lain mereka yang sering diancam,diejek,dicemooh,dll.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar