"Dalam setiap hal kita belajar, dalam tiap peristiwa ada makna..". Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

assalamualaikum..... selamat datang di "fyan's note". semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk semua..... ^^

Hardiness

    Pentingnya Konselor Memahami dan Menggunakan Hardiness sebagai Teknik Pemecahan Masalah 

Dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling, konselor menggunakan beberapa teknik yang disesuaikan dengan permasalahan dan karakteristik konseli yang sedang ditangani. Dalam setiap teknik yang digunakan, konselor diharapkan dapat menumbuhkan aspek ketahanan pada pribadi konseli individu tersebut. 

Maddi (Steven, 1985:210) mengatakan bahwa dengan teknik pemusatan (focusing) dapat membantu konseli untuk tumbuh dalam tiga aspek ketahanan (hardiness), yaitu;
1.      merupakan latihan yang baik untuk simbolisasi, imajinasi dan penilaian (judgement),
2.      menambah daya kontrol konseli terhadap emosi yang tak diinginkan,
3.      membantu konseli untuk komit (comitment) terhadap problemnya yang menyebabkan problem itu lebih relevan secara pribadi (personal).

Penguatan atau hardiness itu dapat diberikan dengan pendekatan konseling  eksistensial, dimana pendekatan tersebut dapat menumbuhkan ketahanan terhadap emosi dan stress yang ada pada diri konseli. Dalam pendekatan konseling eksistensial konseli secara jelas dibangkitkan semangatnya untuk secara sungguh-sungguh mengambil pengalaman subyektifnya sendiri dalam dunianya. Mereka ditantang untuk memikul tanggung jawab atas apa dan bagaimana mereka sekarang telah memilih untuk berada di dunia ini. Konseli diharapkan keluar kedunia luas dan menentukan bagaimana mereka akan hidup secara berbeda. 

Dalam hal ini tugas konseli adalah harus aktif dalam kegiatan proses konseling, oleh karena selama sesi konseling mereka harus menentukan jenis rasa takut, rasa bersalah, dan kecemasan yang akan mereka eksplorasi. Di samping itu, konseli juga berperan dalam mengambil keputusan untuk masuk dalam kegiatan konseling. Konseli dalam pendekatan konseling eksistensial bertugas untuk membuka pintu bagi dirinya sendiri setelah itu konseli bertugas berkonfrontasi dengan kepedulian jauh di depan dan bukan mengurusi problema-problema yang akan segera datang (Corey, 1997:182-183).
Maka pentingnya hardiness dalam proses konseling untuk konselor antara lain:
a)      Dengan hardiness, proses konseling dapat berjalan dengan lancar dan efektif.
b)      Konselor dapat membantu konseli dalam mengentaskan masalahnya dengan penguatan yang diberikan.
c)      Dalam proses konseling, konseli dapat menekan emosi dan berpikir secara realistis dengan hardiness yang diberikan oleh konselor.
d)     Dengan hardiness, konselor dapat membantu konseli mengantisipasi muculnya masalah baru.


C.    Cara Meningkatkan Hardiness
Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menuju ketangguhan pribadi seperti dikemukakan Malani (2010), yaitu :
1)      Menetapkan misi hidup. Beberapa penjabaran dari penetapan misi hidup, antara lain: membangun misi kehidupan, membulatkan tekad, membangun visi , menciptakan wawasan, transformasi visi, dan komitmen total.
2)      Membangun karakter, yaitu dilakukan dengan beberapa langkah strategis berikut : relaksasi, membangun kesadaran diri, membangun kekuatan afirmasi, mengembangkan pengalaman positif, membangkitkan dan menyeimbangkan energi batiniah, dan mengasah prinsip (pelatihan penjernihan emosi).
3)      Pengendalian diri (self cotrolling), yaitu kemampuan mengelola kondisi kemauan, kebutuhan, impuls (desakan), drive (dorongan) dan sumberdaya diri sendiri. Beberapa aspek, yang berkaitan dengan kemampuan pengendalian diri, antara lain: kendali diri (Self Control) yakni mengelola emosi-emosi dan desakan (impuls) hati-hati yang merusak, sifat dapat dipercaya (Trustworthiness) yakni memelihara dan internalisasi norma kejujuran dan integritas pribadi, Kehati-hatian (Conscientiousness) yakni bertanggungjawab atas kinerja pribadi, dan Inovasi (innovation) yakni mudah menerima dan terbuka terhadap gagasan, pendekatan dan informasi-informasi baru.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar