Setiap manusia yang hidup di dunia pastilah memiliki masalahnya
masing–masing, entah itu besar ataupun kecil, tak terkecuali siapapun. Dan
semua orang
pada umumnya sangat membenci sekali dengan datangnya suatu masalah. Padahal
jika kita amati dan telaah lebih dalam lagi, setiap masalah, datang ketika kita
berada dalam suatu proses untuk mencapai suatu tujuan atau cita–cita. Semua itu
adalah berbagai
bentuk masalah yang kemungkinan akan kita hadapi. Namun di balik itu semua,
jika kita dapat melewati dan menyelesaikannya dengan baik akan ada sebuah
kejutan atau hadiah indah yang menanti kita di akhir.
Masalah merupakan bagian penting dari sebuah
roda kehidupan. Dan pada dasarnya manusia adalah makhluk yang hanya dapat
tumbuh dan berkembang dengan adanya suatu masalah. Jika tak ada masalah maka
sulit rasanya bagi manusia untuk menjadi individu yang lebih baik dari
sebelumnya. Coba kita bayangkan bagaimana rasanya jika setiap kali kita
menginginkan sesuatu, keinginan tersebut langsung dapat terpenuhi
tanpa adanya suatu proses perjuangan yang melibatkan masalah di dalamnya. Mungkin
sekali dua kali akan terbayang betapa indahnya hidup ini, tapi jika hal itu
terjadi secara
terus menerus dalam kehidupan ini, maka tak akan ada peningkatan dari kualitas
diri yang kita miliki atau bahkan malah menurun. Dan parahnya lagi kita akan
kehilangan arti dari sebuah kehidupan, merasakan betapa hambar serta tak
menariknya dunia ini. Bahkan mungkin sebagian besar dari kita akan memilih
untuk mengakhiri hidup karena tak ada lagi yang mesti kita capai dan
perjuangkan sebab semuanya bisa secara langsung kita dapatkan.
Jadi sebenarnya masalah ada di dunia ini adalah memiliki tujuan
tersendiri untuk kehidupan manusia, yaitu untuk menjaga kehidupan agar tetap
aktif dan berpikir kreatif agar dapat melangkah maju menuju ke arah yang lebih
baik dari sebelumnya. Hanya tergantung bagaimana manusia tersebut menyikapi
setiap masalah yang datang. Setiap kejadian ataupun peristiwa jika disikapi
dengan cara yang berbeda maka akan menghasilkan
respon atau tindakan yang berbeda dan dengan adanya respon atau tindakan yang
berbeda maka akan menghasilkan hasil yang berbeda pula.
A. Pengertian Masalah, Pribadi, dan Masalah Pribadi
1. Masalah
a.
Menurut
kitas istilah psikologi, masalah
adalah pertentangan antara keinginan/dorongan yang saling berlainan, biasanya
menimbulkan ketegangan emosional.
b.
Menurut
kitas istilah konseling (Drs.Sudarsono.S), masalah adalah kondisi/situasi
yang tidak menentu, sifatnya meragukan dan sukar dimengerti yang memerlukan
suatu pemecahan.
c.
Menurut
kitas besar bahasa Indonesia edisi ke II, masalah adalah sesuatu yang harus di selesaikan
/dipecahkan.
Jadi masalah
adalah: suatu kendala atau persoalan yang harus dipecahkan dengan kata lain
masalah merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan
dengan baik, agar tercapai tujuan dengan hasil yang maksimal.
2. Pribadi
Dalam penggunaan
umum, kata pribadi mencakup suatu orang atau benda tertentu
dari sebuah kumpulan. Sampai dengan abad ke-15, bahkan dewasa ini, dalam bidang
statistik
dan metafisika, pribadi
berarti "tidak dapat dibagi", dan biasanya menggambarkan benda
bilangan/numerikal apapun yang tunggal, namun kadang berarti
"seseorang". Sejak awal abad ke-tujuh belas, istilah ‘pribadi’
menunjukkan keterpisahan, yakni individualisme. Kepribadian merupakan keadaan
atau sifat individu;
yaitu seseorang yang terpisah atau berbeda daripada orang lain dan memiliki
kebutuhan, tujuan dan hasratnya sendiri.
3. Masalah Pribadi
Adalah
kesenjangan atau hambatan yang dialami oleh individu dalam mencapai suatu
tujuan antara yang diinginkan dengan kenyataan yang ada.
Yang tergolong dalam masalah-masalah
pribadi adalah masalah yang timbul dari dalam diri individu, mencakup rasa
minder yang berlebihan, kurang PD, rendah diri, pemalu, tertutup (introvert),
tekanan jiwa, masalah kesehatan, merasa bodoh, phobia, dan trauma.
B. Faktor-faktor yang Menimbulkan Masalah Pribadi
Dalam bagian ini
akan diuraikan tentang beberapa faktor penyebab terjadinya masalah baik yang
berasal dari dalam (intern) dan dari luar (ekstern) individu maupun yang
berasal dari peristiwa masa lalu.
- Faktor intern individu yang dapat menjadi sebab terjadinya masalah ada yang berasal dari kondisi fisik dan ada pula yang berasal dari kondisi psikisnya.
Ditinjau dari kondisi fisik, terjadinya masalah antara lain
dapat disebabkan oleh:
a. Adanya kelainan / cacat yang dapat menghambat
perkembangan dan berbagai usahanya baik dalam belajar,bekerja,bergaul,dsb.
b. Dideritanya penyakit kronis yang mudah
kambuh,seperti:tekanan darah tinggi/rendah, asma, penyakit lambung/maag,
dsb.Adanya penyakit demikian dapat merupakan hambatan bagi perkembangan dan
berbagai usahanya,karena setiap melakukan tugas berat/berfikir berat,akan mudah
kambuh penyakitnya.
c. Mengalami sakit keras/kecelakaan yang
mengakibatkan dialaminya kelemahan baik pada kondisi fisik maupun kondisi
psikisnya.
d. Ditinjau dari kondisi psikisnya, terjadinya
masalah antara lain dapat disebabkan oleh:
1) Rendahnya tingkat kecerdasan yang dapat
mempersulit usahanya untuk belajar,bekarja,bergaul dsb.
2) Bakat dan minat yang tidak sesuai dengan tugas
yang dilakukan.
3) Tipe suasana hati yang pesimis, yang menyebabkan
oarangnya mudah pesimis setiap menghadapi kesulitan.
4) Sering mengalami kegagalan dalam mengikuti
ulangan/ujian sehingga menimbulkan rasa enggan untuk belajar.
- Faktor ekstern yang dapat menjadi sebab timbulnya masalah antara lain :
a. Terputusnya hubungan dengan orang yang sangat
dikasihi, seperti mereka yang sedang dirundung kesedihan karena ditinggalkan
ayah/ibunya,dan yang sedang mengalami patah hati karena diingkari pacar yang
sangat dicintai.
b. Kekurangan sarana untuk belajar, bekerja/bergaul
sehingga sulit melaksanakannya.
c. Perlakuaan orangtua yang membatasi pergaulan anak-anaknya
sehingga mereka mengalami kesulitan untuk bergaul karena tidak terlatih.dalam
pergaulan nampak canggung,kurang berani ikut bicara dan bergurau serta kurang
terampil menggunakan bahasa pergaulan yang tepat.Disamping itu ada juga yang
mengalami trauma berupa perlakuan buruk dalam pergaulan sehingga menimbulakan
rasa takut untuk bergaul.perlakuan buruk yang dialami antara lain mereka yang
sering diancam,diejek,dicemooh,dll.









